<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\07512783071\46blogName\75Anne+Ahira,+Elite+Team+Indonesia+dan+...\46publishMode\75PUBLISH_MODE_BLOGSPOT\46navbarType\75BLUE\46layoutType\75CLASSIC\46searchRoot\75http://ffsi-indonesia.blogspot.com/search\46blogLocale\75en_US\46v\0752\46homepageUrl\75http://ffsi-indonesia.blogspot.com/\46vt\75-5448299029873099293', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Thursday, November 17, 2005

Sekolah Internet Marketing Asian Brain

Telah dibuka... Sekolah internet marketing pertama di Indonesia...
Asian Brain Internet Marketing Center

Siapa saja yang bisa mempelajari Internet Marketing?
  • Para PROFESIONAL dari berbagai latar belakang profesi yang ingin memasarkan produk dan jasanya secara online ke seluruh dunia
  • Pemilik HOME INDUSTRY yang ingin menembus pasar global
  • Ibu rumah tangga yang ingin memiliki bisnis sendiri di rumah
  • Para pemilik situs web atau blog PRIBADI yang ingin mendapatkan keuntungan dari situs / blog nya
  • Pengelola situs PERUSAHAAN yang ingin meningkatkan pengunjung situs, menjaga loyalitas pelanggan / pengunjung situs, dan melipatgandakan keuntundan dengan menjalankan affiliate program
  • MAHASISWA yang ingin belajar menjadi netpreneur dan mendapatkan penghasilan tambahan

Jangan ketinggalan untuk mendapatkan modul pertama GRATIS dari sekolah internet marketing Asian Brain....

SILAHKAN ISI FORM DI SINI

UNTUK DOWNLOAD MODUL GRATIS!!

Friday, August 19, 2005

Breaking News

Dear International FFSI Membership Consultant,

Because of rampant world-wide credit card fraud and based on the advice of our legal counsel, we deeply regret to announce that FFSI will no longer do business internationally. We have tried for many months to solve this problem, but it has only become worse. Effective immediately, we are forced to cancel all International Membership Consultants.

There are no words to express our disappointment at not being able to continue working with many of you whom we have grown to love and appreciate.

We are going to give you a Standard Society membership free for 12 months. So, you will not be billed September 1 for August. August 2005 through July 2006 will be free. We hope you will use and benefit from your Society membership. (Note: this gift is only for those who have been paying for a Standard or Deluxe Society membership. It does not apply to those who have only been paying $10 a month for Membership Consultant Tools.)

July commissions for non-USA Consultants, which would normally be paid this Friday (Aug 20th), will be held for two months so all remaining credit card fraud can be identified. Once we have paid back all the people who have been defrauded, we will know what business not to pay commissions on. We will calculate and pay the final commissions to non-USA Membership Consultants on October 20th, 2005.

We will work closely with the FBI, Interpol and other international agencies to solve this problem, but at this time we have no plans to do business internationally again.

Once again, we are deeply sorry to make this announcement and we wish you the very best.

Sadly,

Kelly L. Reese, President
Financial Freedom Society, Inc.

Tuesday, June 28, 2005

Menilik Internet Marketing dari Dekat

Oleh Anne Ahira

Tidak dapat dipungkiri lagi, masa depan internet marketing secara global sangat cerah. Penelitian terakhir dari Forrester Research (lembaga riset teknologi independen yang berpusat di Cambridge, Massachusetts) mengungkapkan bisnis internet marketing yang saat ini bernilai 95 milyar US$, diperkirakan pada tahun 2008 pertumbuhannya akan mencapai 230 milyar US$. Artinya dalam kurun 3 tahun mendatang pertumbuhan internet marketing meningkat sekitar 140%.

Di negara maju, internet telah digunakan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakatnya. Internet telah mentransformasi transaksi dan promosi bisnis konvensional. Optimalisasi pemanfaatan internet bukan saja dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar, tetapi juga
pemilik usaha kecil dan menengah, bahkan usaha individual.

Sedangkan di negara berkembang, internet baru digunakan sebatas untuk akses informasi dan berkomunikasi. Untuk pengembangan bisnis, baru perusahaan-perusahaan besar saja yang mengoptimalisasi penggunaannya.

Oleh sebab itu, pada Desember 2003 lalu, Indonesia turut menandatangani deklarasi World Summit on the Information System (WSIS) di Geneva. Deklarasi yang bertujuan penyempitkan kesenjangan negara maju dan berkembang tersebut, menyatakan komitmen mewujudkan
target akses internet pada 50% penduduk dunia di tahun 2015.

Saat ini, menurut data Internet World Stats hingga bulan Maret 2005, baru sekitar 7% penduduk Indonesia atau 15,3 juta orang yang menjadi pengguna internet. Sedangkan jika diasumsikan pada tahun 2015 jumlah penduduk Indonesia mencapai 250 juta jiwa, berarti
penetrasi internet sekurangnya harus menjangkau 125 juta orang. Artinya dalam waktu 10 tahun ke depan, pertumbuhan internet harus melebihi 700%.

Ini berarti pe-er besar bukan saja untuk pemerintah, tetapi juga sektor swasta dan masyarakat. Tidak saja dari segi infrastruktur dan teknologinya, tetapi juga peraturan perundangan dan regulasi yang berkaitan dengan teknologi informasi serta bisnis yang terkait dengannya juga perlu dipersiapkan.

Menilik data IDC (lembaga riset industri teknologi dan telekomunikasi global) April 2004, ada lebih dari 1,9 juta UKM (Usaha Kecil Menengah) yang mewakili 99,97% dari jumlah total
perusahaan yang ada di Indonesia. Namun, baru 27% UKM yang menerapkan komputerisasi. Hal ini membuat Indonesia berada di urutan kedua terendah untuk komputerisasi UKM di Asia Pasifik. Bandingkan dengan Thailand (57%), Filipina (57%) dan Malaysia (61%).

Artinya jangankan komputerisasi dan akses internet, kesadaran mengembangkan bisnis melalui internet marketing pada masyarakat Indonesia saja masih sangat rendah. Padahal jika kesadaran internet marketing ini tumbuh, UKM yang ada Indonesia bisa mengembangkan
pasarnya ke mancanegara dan memaksimalkan keuntungan mereka dengan biaya yang relatif sedikit dibandingkan mengembangkan bisnis secara konvensional. Dan seandainya UKM ini berhasil mengembangkan bisnisnya ke pasar global, berarti juga pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat juga semakin meningkat.

Di Indonesia, internet marketing akhir-akhir ini menjadi banyak pembicaraan orang. Kebetulan saya merupakan salah satu praktisi pebisnis online yang sering diperbincangkan oleh banyak media masa. Bahkan juga memicu kontroversi atas `kesahan' bisnis yang saya jalani. Kontroversi ini sempat mendorong Amalia E. Maulana menulis artikel berjudul "Evaluasi Bisnis Anne Ahira" dalam majalah SWA (Edisi 09/28 April-11 Mei 2005). Dalam analisa yang tajam dan cerdas dari seorang kandidat doktor marketing dari UNSW Australia ini, terungkap kekhawatiran kontroversi ini akan berbuntut pada nama buruk internet marketing itu sendiri dan berakibat pada terhambatnya penetrasi internet di Indonesia.

Selama ini memang banyak orang yang menganalisa tanpa bukti yang kuat ataupun mengerti tentang internet marketing itu sendiri di `forum tidak resmi' seperti mailing list dan blog. Hal itu menjadi tantangan bagi saya untuk memberikan informasi lebih jelas kepada masyarakat luas agar tidak salah mengerti tentang internet marketing secara global dan khususnya terhadap apa yang saya kerjakan.

Sebenarnya internet marketing dapat diterapkan bukan hanya oleh UKM yang menghasilkan produk dan jasanya secara swadaya. Individu- individu dari berbagai profesi pun sebenarnya bisa menciptakan produk atau jasa sendiri dan memasarkannya di internet. Di Amerika
misalnya, teman saya, Jermaine Griggs, seorang guru piano bisa berpenghasilan ratusan ribu dollar dari bisnis online. Dia menjual paket tutorial bermain piano dengan metode mendengarkan yang mudah dipelajari oleh segala usia dan tidak memerlukan pengalaman
bermusik.

Contoh lainnya adalah seorang mahasiswa perfilman yang berusia kurang dari 30 tahun menjadi online entrepreneur sukses berkat bukunya "Selebrity Black Book". Dari hobinya berburu
merchandise yang ditandatangani para selebriti, dia kemudian menulis buku yang berisi puluhan ribu alamat kontak selebriti, olahragawan, pemimpin dunia, serta orang-orang terkenal lainnya. Target yang ditujunya adalah para fans, organisasi nirlaba yang membutuhkan merchandise selebriti untuk dilelang, atau perusahaan-perusahaan yang memerlukan endorsement penjualan produk dari selebriti.

Masih banyak lagi cerita-cerita sukses pebisnis online yang dalam waktu dekat akan saya luncurkan di Asian Brain Internet Marketing Center, yang akan menjadi pusat pembelajaran internet marketing secara online pertama di Indonesia. Diharapkan cerita-cerita sukses
pebisnis online kelas dunia dan strategi bisnisnya bisa menjadi role model bagi masyarakat Indonesia yang hendak terjun ke bisnis online.

Sedangkan bila seseorang yang ingin terjun di bisnis online namun tidak memiliki produk atau jasa untuk dijual, sebenarnya masih bisa berpeluang memperoleh penghasilan yaitu dengan mengikuti program affiliate. Pada intinya, program ini bertujuan memberi persentase
hasil penjualan kepada seseorang jika dia berhasil menjual produk atau jasa suatu affiliate merchant (pemilik produk/jasa yang dipasarkan). Pembayaran komisi ini tergantung dari penawaran dan perjanjian antara seorang affiliate marketer dengan affiliate merchant. Ada yang berupa pay per sale, pay per lead, pay per click, pay per search, ataupun kombinasinya (hybrid program).

Selain itu, situs-situs pribadi dan weblog atau blog yang sekarang tengah mewabah di kalangan pengguna internet juga bisa berpeluang memberikan penghasilan bagi pemiliknya. Caranya dengan memberikan ruang bagi sponsor ataupun sponsor link (adsense) yang didukung oleh
search engine. Memang komisi yang diberikan oleh search engine ini adalah komisi ;recehan' (kalau tidak mau menyebutnya sangat kecil).

Tetapi jika situs tersebut memiliki traffic yang tinggi dan bisa membidik target market yang tepat, dari pengalaman saya penghasilan yang bisa didapatkan bisa mencapai lebih dari 10 juta rupiah per bulan.

Dan jika seorang blogger bisa menciptakan blog yang `menjual' seperti `ArtOfSpeed', `Jalopnik' dan `Gizmodo' yang dibuat blog publisher Gawker Media, bukan tidak mungkin bisa menarik sponsor sekelas Nike dan Audi. Kabarnya, nilai sponsor deal ini mencapai $ 25,000 per bulan. Jelas ini menunjukan bahwa internet marketing merupakan peluang bisnis yang bagus jika kita tahu bagaimana cara menjalankannya.

Jenis bisnis online lainnya selain `affiliate program' adalah e-network marketing atau e-mlm. Jenis bisnis inilah yang sering memicu kontroversi, termasuk terhadap bisnis yang saya jalani. Belakangan memang saya gencar diliput berbagai media massa dan yang paling banyak dibicarakan adalah bisnis network marketing saya.

Jika Amalia E. Maulana menilai seharusnya saya menyebut bisnis network marketing yang saya jalani sebagai e-mlm, itu memang benar. Karena saya memasarkan bisnis network marketing ini melalui internet. Tetapi saya selalu menyebut profesi saya sebagai internet marketer dan jenis bisnis saya adalah internet marketing. Karena saya menjalankan berbagai macam bisnis, bukan hanya e-mlm, tetapi juga affiliate business. Saya juga menjadi konsultan bagi mereka yang hendak memasarkan produknya di internet dan menjadi pembicara seminar yang diadakan secara online conference ke berbagai negara khususnya tentang affiliate tips dan online marketing strategy.

Setiap kali saya diwawancara oleh media massa, saya selalu menjelaskan secara gamblang apa saya kerjakan. Bahkan saya sering mengajak wartawan untuk duduk bersebelahan dengan saya dan memperlihatkan kepada mereka kegiatan online saya. Mereka paham yang saya kerjakan meliputi berbagai macam bisnis online, sehingga cocok dikatakan sebagai internet marketing. Tidak jarang media menyebutkan bisnis yang saya kerjakan ada dua macam, yaitu affiliate marketing dan network marketing.

Sedangkan jika berbicara tentang salah satu bisnis saya, tentu tidak akan terlepas dari FFSI (Financial Freedom Society Inc.). Karena produk dan jasa yang saya pasarkan adalah berasal dari perusahaan yang telah berdiri selama 8 tahun di Amerika. Perusahaan ini didirikan oleh Kelly Reese, seorang konsultan keuangan dan praktisi bisnis yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun. Kelly Reese melihat fenomena kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan dan waktu yang baik. Sehingga banyak orang yang hidupnya setiap bulan dari tagihan ke tagihan. Bahkan tak jarang faktor keuangan juga menjadi pemicu retaknya rumah tangga dan penyebab kebangkrutan suatu bisnis.

Oleh sebab itu, FFSI mempunyai misi memperbaiki kesehatan keuangan masyarakat dengan menyediakan pendidikan/pelatihan pengelolaan keuangan, perangkat (tools) manajemen uang dan waktu serta layanan konsultasi kesehatan fisik dan mental dari para profesional untuk
menghemat uang dan waktu.

FFSI merupakan perusahaan yang tergabung dalam Better Business Bureau dan US Chamber of Commerce serta memiliki legal counsel yang berpengalaman 29 tahun di bidang industri direct selling dan network marketing. Jadi kalau memang bisnis FFSI ini berskema piramida atau money game, tentu perusahaan ini tidak akan terdaftar di dua lembaga tersebut. Dan memang betul, untuk pembayaran komisi e-mlm hanya diberikan hanya sampai 4 level dan bukan endless chain. Jadi jelas tidak termasuk skema piramida (pyramid scheme).

Sedangkan program pay plan FFSI jika dilihat di situsnya , maka FFSI memberikan tiga pilihan kepada representative. Mereka bebas memilih menjual produk dan jasa FFSI secara direct marketing, affiliate marketing atau network marketing (e-mlm). Jadi jika dikatakan bisnis FFSI adalah e-mlm saja, tidaklah tepat.

Selama ini banyak orang yang salah paham dengan produk dan jasa yang dipasarkan bisnis ini. Mereka menganggap biaya keanggotaan yang mereka keluarkan itu hanya untuk sebuah materi pelatihan berbentuk e- books. Padahal sebenarnya seseorang yang membeli membership atau
keanggotaan FFSI, berhak mendapatkan produk dan jasa antara lain berupa: "The Art of Achieving Financial Freedom" e-Course karya Kelly Reese; web conference; perangkat manajemen keuangan atau money tools (software Debt Elimination Avalanche System, Financial
Planning Calculator, Electronic Budget); perangkat manajemen waktu atau time tools (software Task Manager, Project Manager, Appointment Manager, Contact Manager); 24 hours Nurse Advice Line; Health Information Library; dan Medical Record Storage.

Di samping itu, mereka juga mendapatkan layanan konsultasi kesehatan e-Doctor. Dalam layanan ini, seseorang bisa berkonsultasi melalui e- mail dengan dokter-dokter di Amerika yang tergabung dalam American Board of Medical Specialities. Cocok bagi orang Indonesia yang ingin
memperoleh second opinion dari sumber terpercaya tanpa harus membuang waktu dan uang untuk terbang ke Amerika. Selain itu, mereka juga bisa menyertakan foto luka atau hasil rontgen untuk keperluan diagnosa.

Bukan hanya kesehatan fisik saja yang diperhatikan. Kesehatan mental juga mendapat perhatian penuh melalui layanan konseling yang disediakan FFSI. Masalah yang dikonsultasikan dengan para profesional berpengalaman ini bisa bermacam-macam. Misalnya masalah di dalam rumah atau kantor; melepaskan diri dari ketergantungan obat- obatan terlarang, alkohol atau rokok; gangguan emosional; dan lain- lain.

Seperti layaknya produk dan jasa yang dijual melalui internet lainnya, FFSI juga memberikan masa uji coba 10 hari bagi para anggota. Jika telah mengevaluasi selama batas waktu yang diberikan dan ternyata anggota yang baru bergabung tidak tertarik maka FFSI akan mengembalikan uang mereka 100%. Jadi, bisnis ini sendiri telah menjalankan aturan yang seharusnya, seperti perihal masa uji coba yang diuraikan Amalia. Sedangkan mengenai mahal atau tidak, terpakai atau tidak produk dan jasanya, seperti yang Amalia ungkapkan hal
tersebut relatif bagi masing-masing orang.

Khusus untuk menjual keanggotaan FFSI ini saya menciptakan sistem marketing sendiri yang saya sebut "Elite Marketing System". Dalam sistem ini saya memberikan "30 Days Training" yang saya berikan kepada anggota Elite Team -komunitas anggota FFSI yang bergabung dalam sistem yang saya buat- dan ini bukanlah merupakan bagian dari produk dan jasa FFSI yang dijual. Materi pelatihan "30 Days Training" merupakan bonus atau hadiah yang saya berikan gratis khusus bagi anggota Elite Team. "30 Days Training" ini berisi materi pelatihan tentang internet marketing secara detil yang dikirim melalui e-mail. Misalnya bagaimana cara berpromosi melalui internet, bagaimana meningkatkan arus pengunjung ke situs kita,
bagaimana strategi bidding di Google, dll. Karena sebenarnya, seseorang tidak cukup hanya memiliki situs dan berharap pengunjung datang dengan sendirinya. Dan bila mau, anggota bisa saja menerapkan ilmu dalam pelatihan '30 Days Training' tersebut pada bisnis lainnya, misalnya pada affiliate program.

Jika melihat uraian produk dan jasa FFSI di atas, maka jelas tidak benar bila seseorang beranggapan bahwa FFSI tidak ada produknya sama sekali seperti anggapan banyak orang selama ini. Dalam dunia marketing kita tahu ada produk yang dipasarkan yang berbentuk 'tangible' dan 'intangible'. FFSI merupakan sebuah perusahaan yang memasarkan 'intangible product'.

Lebih lanjut, Amalia E. Maulana juga telah menerangkan dengan jelas mengenai spamming. Dan memang benar, baik saya maupun FFSI melarang keras tindakan ini. Dan bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi dikeluarkan dari keanggotaan Elite Team dan FFSI, kehilangan segala
komisi dan tidak bisa mengklaim meminta pengembalian uang. Bagaimanapun internet adalah jantung dari bisnis ini.

Tetapi walaupun sudah memberi peringatan keras, saya akui pada praktek di lapangan sulit mengontrolnya jika tanpa bantuan laporan dari masyakarat. Karena itu saya akan merasa berterima kasih jika masyarakat membantu melaporkan anggota Elite Team yang melakukan
spam melalui e-mail admin@eliteteammarketing.com, berikut bukti e- mail spam-nya.

Tetapi sebelum mengatakan seseorang melakukan spamming, perlu dikenali dulu apa yang dimaksud dengan spam. Spam didefinisikan sebagai e-mail komersial yang tidak diinginkan (unsolicited commercial e-mail). Artinya pengiriman segala pesan e-mail kepada orang-orang yang tidak dikenal secara pribadi oleh seseorang adalah spam, kecuali itu merupakan respon spesifik atas permintaan informasi. Maksudnya jika seseorang datang ke sebuah website dan
meminta informasi, kemudian pemilik website memberikan informasi maka e-mail itu tidak bisa disebut spam. Karena sering kali banyak orang mengeluh dikirimi spam, padahal ia sendiri yang meminta informasi tersebut.

Jadi bisa disimpulkan bahwa pertama, masa depan internet marketing sangat cerah dan dapat mendorong penetrasi internet, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta mengembangkan UKM Indonesia ke mancanegara. Kedua, internet marketing dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, tak terbatas pada perusahaan besar. Tetapi juga bisa dijalankan oleh UKM dan individual. Ketiga, ada berbagai jenis bisnis online yang bisa dijalankan. Di antaranya, affiliate program, blogging dan e-network marketing. Keempat, bisnis e-network marketing FFSI yang saya jalankan bukan berskema piramid. Seperti yang diuraikan Amalia E. Maulana komisi dibayarkan hanya sampai 4 level saja, dan bukannya endless chain. Kelima, tidak benar bahwa bisnis FFSI tidak memiliki produk dan jasa. Dan biaya keanggotaan yang dikeluarkan bukanlah untuk mendapatkan e-books materi pelatihan. Materi pelatihan diberikan secara gratis. Selain itu kami memberikan masa waktu uji coba selama 10 hari bagi anggota
yang baru bergabung. Keenam, sudah jelas peraturan Elite Team dan FFSI mengenai larangan spamming. Untuk itu kami memohon bantuan laporan dari masyarakat jika ada anggota yang melanggarnya dengan disertai bukti e-mail spam-nya. Terakhir, saya merasa bangga dan
berterimakasih bisnis saya dianalisa secara tajam dan cerdas oleh seorang kandidat Ph.D dari universitas ternama di Australia. :-)

Semoga saja dengan maraknya pemberitaan seputar internet marketing ini, justru bisa mendorong penetrasi internet di Indonesia serta menumbuhkan minat masyarakat dan UKM untuk mengembangkan usahanya secara global.

Anne Ahira
CEO of Asian Brain, LLC (Limited Liability Company)
and PT. Asian Brain Internet Marketing Center

Wednesday, June 08, 2005

Top Ten Rules of Doing Business Online

1. Respond quickly.
The internet is full of websites that can grab your customer's attention away from you. Make sure you give them the information NOW, while you're still on their mind.

2. Give the prospect enough information as possible to make an informed decision.
You want to make the buying process as simple as possible. Give them the answers to all their questions so they will feel comfortable buying your product.

3. Offer several ways of communicating with you.
Let your customers know that you care enough to be available for them. Don't ever hide behind your website.

4. Be honest in everything.
Your reputation is what will make you a success. Treat others fairly and the rest will fall into place.

5. Create desire for all types.
People buy for different reasons. Write logically and emotionally. You want to create (emotional) desire for your product but also eliminate the (logical) arguments some prospects may have against buying.

6. Write with all readers in mind.
Include subtitles and lists for people who will only skim the website and make detailed descriptions for people who want a more thorough explanation.

7. Let other people sell for you.
Testimonials and joint ventures are the most powerful form of advertising you can use. They are also a lot cheaper than other forms of advertising so make sure you start using these immediately.

8. Create a sense of urgency.
You've spent your hard-earned money to get prospects to your site. Give them an incentive to order when they get there! If someone feels that they can come back at any time and order, they'll procrastinate. More than likely they'll leave your site and never remember to come back.

9. Ask for the sale!
Don't be shy about this. Show them that they are getting far more than what they are paying for and then tell them how to order. Place several order links throughout your ad copy.

10. Overdeliver.
Your list of previous customers is the most valuable thing you own. If you treat your customers special, you will be rewarded by referrals and repeat business. Remember to keep in touch with these people and help them out whenever you can.

---------------------
Anne Ahira
Editor The BEST Affiliate Newsletter

Wednesday, June 01, 2005

Anne Ahira Gampang Dapet Duit?

Heran, banyak orang, setelah baca sepintar soal Anne Ahira, terus bilang, ah mana mungkin bisa 'segampang' itu dapetin duit dari internet? Lah? yang bilang gampang siapa?

Kalau nemu website yang pakai domain cepatkaya . com atau gampangkaya . com jangan percaya deh.. karena rasanya ga ada bisnis yang gampang, termasuk yang di jalanin Anne Ahira ini... ga gampang dapet duitnya...

Yang bikin 'lebih' gampang adalah karena:
1. bisa di jalanin paruh waktu
2. bisa di jalanin online
3. udah dapet training dari Anne Ahira soal internet marketing nya...

jadi bukan gampang dapet duit nya... kalau udah join terus ga konsisten dan kerja keras.. jangan harap bisa dapet duit banyak...


Technorati Profile

Sunday, May 15, 2005

Jenuhnya Bisnis Network Marketing

Kata mereka:
"Dengan perhitungan satu anggota mendapatkan 4 anggota baru, seperti yang dipraktikkan oleh Anne Ahira dan Elite Team, maka hanya dalam 17 tingkat piramida jumlah anggota keseluruhan menjadi sebanyak 5.73 miliar. Sedangkan jumlah populasi manusia keseluruhan di dunia hanyalah 6.4 miliar. Jika seluruh 5.7 miliar manusia tersebut mengikuti program ini, maka hanya 89 juta orang yang akan berpenghasilan $6.688 per bulan. Sementara 5.3 miliar lainnya merugi!"

Kata kami:
"Ini sekali lagi adalah pernyataan konyol dari orang2 yang belum pernah menjalankan secara serius bisnis network marketing (NM). Mengapa? Krn objection ini hampir ada di semua bisnis NM yg ada, dimana orang mengistilahkan pasti nanti ada TITIK JENUHNYA. Di semua bisnis NM , tidak hanya yang dijalankan anne ahira ini, pasti memberikan sebuah forecast penghasilan dgn cara entah itu masing2 mengajak 2 orang sampai 4 level, ada pernah saya ikutin presentasi 3 orang sampai 8 level, ada juga 4 orang sampai 6 level dsb.

Forecast penghasilan tentunya diperlukan utk sebuah bisnisNM dalam memberikan gambaran berapa banyak kira-kira penghasilan yg bisa didapatkan jika mencapai level yang diharapkan. Apakah pada prakteknya memang demikian di FFSI dengan merekrut 4 orang lalu masing2 merekrut 4 sampai kedalaman 4 level? Tentu saja tidak. Mengapa?

1. Jangan lupa bahwa tiap orang beda-beda impiannya dalam menjalankan bisnis ini. Ada memang orang2 yg ingin benar2 mendapatkan $6.688 per bulan nantinya dari FFSI. Tapi banyak juga kok yang sudah mendapatkan net profit $200 atau $300 saja sudah cukup puas. Jadi ada yang cuma rekrut 2 orang dan groupnya berkembang dia sudah puas mendapatkan $200 atau $300 dari bisnis ini.

2. Di FFSI ada yang namanya SPILLOVER yaitu sang enroller berhak memindahkan posisi orang yg direkrutnya dalam jangka waktu 10 hari sejak dia bergabung ke level yang dinginkan.I ni dalam upaya utk memaksimalkan komisi MaxPay dimana dalam struktur komisi MaxPay yang terbesar adalah ada dilevel ke-4. Sehingga bentuk group yang terjadi di FFSI adalah bukan hanya dari kita saja yang merekrut secara pribadi tapi juga bisa ditentukan dari uplen yang memberikan spillover kepada donlennya. Meskipun Anne Ahira melarang keras utk kita minta spillover dari uplen, tapi pasti ada uplen yang memberikan spillover ke donlennya utk memaksimalkan MaxPay.

3. Jika perhitungan di atas benar dalam 17 tingkat piramida menjadi 5.73 miliar maka bukan FFSI saja yang sudah jenuh. Tapi Amway duluanlah sebagai pelopor M.L.M di dunia yang jenuh duluan krn Amway berdiri sudah lebih dari 40 tahun dan kenyataannya gak pernah jenuh2 tuh sampai sekarang.

4. Perhitungan di atas masih kurang lengkap krn masih harus ditambah jumlah penduduk yang lahir tiap hari yang tentunya jauh lebih banyak dibandingkan dengan yangmeninggal tiap hari sehingga pertumbuhan jumlah penduduktiap harinya JAUH LEBIH BANYAK daripada jumlah memberyang join di FFSI shg tentu saja tidak akan jenuh hehehe!"

5. Plus lagi, kita masih bisa dapat bonus dari hasil jual produk saja, tanpa klien kita tersebut ikutan menjalankan bisnis FFSI"

Jadi bisa disimpulkan, mereka-mereka itu adalah orang-orang yang masih belum terbuka pikirannya untuk menerima sistem bisnis network marketing / MLM secara keseluruhan, jadi lebih tepat jika dibilang mereka anti terhadap network marketing / MLM. Salah alamat kalau jadi anti Anne Ahira.

Produk atau Jasa

Kata mereka:
"Selain dari keanggotaan FFSI, boleh dibilang TIDAK ADA PRODUK ATAU JASA YANG DIJUAL OLEH ANNE AHIRA DAN ELITE TEAM . Dalam sistem Anne Ahira dan Elite Team, besar penghasilan bulanan seorang anggota tergantung dari jumlah d0wnline FFSI-nya dan bagaimana struktur d0wnline tersebut karena tidak ada atau hampir tidak ada penghasilan seorang anggota Elite Team selain dari komisi FFSI."

Kata kami:
"Lah? MEMANG BENAR kok bahwa penghasilan kita hanya didapat dari FFSI saja. Anne Ahira ataupun Elite Team tidak pernah menjual produk atau jasa karena memang Elite Team bukanlah bisnisnya melainkan support system dari FFSI. Ini sama halnya dgn Network 21 dgn Amway, Lion Network International dgn Tianshi, Swausaha dgn Forever Young dan banyak lagi support system yg ada di berbagai Network Marketing offline. Dan memang benar bahwa penghasilan seorang Rep FFSI memang tergantung dari jumlah donlennya (rep/customer) dan bagaimana struktur donlen (rep/customer) yg ada di dalam groupnya. "

Piramida Terbalik

Kata mereka:
"Lebih jauh lagi, kami melihat bahwa Anne Ahira dan Elite Team menawarkanJ ANJI YANG MENYESATKAN, yaitu menyatakan bahwa tujuan Anne Ahira dan EliteTeam adalah agar semua anggota Elite Team memperolehpenghasilan $6.688 per bulan, dan bahwa ini adalah tujuanyang realistis. Tetapi realitanya adalah: seandainya semuaanggota Elite Team bekerja keras dan teguh pada regimenElite Team, hanya 1 dari 341 orang, atau 0,29%(!) yangmemperoleh $6.688 per bulan. Sangatlah jauh dari apa yangdiakui sebagai tujuan realistis Elite Team."

Kata kami:
"Ini adalah pernyataan konyol dari orang2 yang belum pernah menjalankan secara serius bisnis network marketing (NM). Saya kutip lagi tulisan Robert Kiyosaki dalam bukunyaBUSINESS SCHOOL yaitu "KEUNGGULAN BESAR bisnis pemasaran jaringan adalah Anda tetap bisa bekerja dan sekaligus membangun bisnis sendiri secara paruh waktu. Investasi dan resikonya juga jauh lebih KECIL serta tersedia pendidikandan dukungan yang membimbing Anda meraih kesuksesan.

Selain itu, sistem pemasaran jaringan adalah PIRAMIDA TERBALIK sehingga puncak sistemnya terbuka bagi siapa saja. Tidak seperti sistem korporat tradisional yang berbentuk piramida, yang hanya mengijinkan satu orang mencapai puncak perusahaan" Saya mau tekankan kalimat "sistem pemasaran jaringan adalahPIRAMIDA TERBALIK sehingga puncak sistemnya terbuka bagisiapa saja".

Dalam contoh di FFSI ini semua orang TERBUKA PELUANG UNTUK SUKSES mendapatkan $6.688 per bulannya (jika semua donlen adalah US) atau $5,135 per bulannya (jika semua donlen adalah Non-US) .

Apakah mudah? Tentu saja tidak. Perlu kerja keras dan komitmen yang tinggi utk mencapai penghasilan sebesar itu. Tapi jika anda bekerja disebuah perusahaan, berapa orang yang dapat menjabat Direktur Utama? Pasti hanya satu orang. Mengapa? Karena disistem korporat tradisional hanya mengijinkan satu orangmencapai puncak kekuasaan.

Di M.L.M offline-pun kita bisa lihat berapa banyak orang yang sesukses Robert Angkasa di Amway, Alex di CNI, Trisulodi Tianshi, dan masih banyak lagi top leader yg ada diM.L.M offline? Tentu tidak banyak. Tapi semua orang mempunyai PELUANG YANG SAMA untuk sukses spt mereka. Lalu mengapa hanya sedikit orang saja yang bisa sampai ke level sukses yang tinggi tsb? Karena TIDAK SEMUA ORANG MAU MELAKUKAN HAL-HAL YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN SEPERTI MEREKA.

Dan jangan lupa juga bahwa tiap orang beda-beda impiannyadalam menjalankan bisnis ini. Ada memang orang2 yg ingin benar2 mendapatkan $6.688 / $5,135 per bulan nantinya dari FFSI. Tapi banyak juga kok yang sudah mendapatkan netprofit $200 atau $300 saja sudah cukup puas karena sudah bisa membantu biaya cicil mobil, rumah dll."

Bisnis Piramida?

Kata mereka:
Setelah melakukan penyelidikan, kami berkesimpulan bahwa bisnis ini hanyalah sebuah PRAKTIK SKEMA PIRAMIDA yang dibungkus dengan istilah Internet Marketing. Hal ini jelas terlihat dari apa yang harus dilakukan oleh setiap anggota ELITE TEAM, yaitu merekrut empat anggota baru. Skema piramida sejatinya merupakan penghisapan oleh segelintir individu terhadap banyak orang.

Kata kami:
Sebuah sistim piramida (pyramid scheme) atau lebih terkenal didunia sebagai Ponzi System, karena memang dilakukanpertama kali oleh Ponzi sendiri, adalah sebuah sistim dimana Ponzi membayar (janji) utang kepada si A, dengan cara menerima pembayaran dari si B,C,D dan seterusnya. Hutang dibayar hutang. Yang pada akhirnya menyebabkan piramida membengkak di bawah sedangkan yang diuntungkan diposisi puncak hanya segelintir orang saja.

Ibaratnya, masuk kantong kiri keluar kantong kanan. Repotnya, apabila kantong kiri tidak diisi terus menerus maka kantong kanan mau dibayar pakai apa?? Dan di pyramid scheme itu TIDAK ADA PRODUK YANG DIJUAL SAMA SEKALI. Sedangkan FFSI mempunyai produk2 yg dijual berupa JASA yang sifatnya intangible.

FFSI adalah sebuah bisnis online yg sudah eksis selama 8 tahun di internet dan terdaftar di US Chamber of Commerceserta BBB Online. Ke-2 Lembaga ini sangat ketat sekaliuntuk menyetujui sebuah bisnis bisa masuk sebagaianggotanya. Yang jelas jika bisnis tsb adalah money game atau pyramid scheme maka akan jelas2 sudah ditolak utk bergabungdi sana krn law di US sangat ketat ttg 2 hal ini. Jika anda masuk ke web FFSI, Di sana anda bisa lihat ada logo kuning bertuliskan BBB Online Reality Program. Silahkan diklik utk melihat mengapa FFSI boleh memasang logo tsb krn tidak sembarang bisnis online boleh memasang logo ini disebabkan banyak persyaratan yg hrs dipenuhi utk bisa memasang logo ini spt yg ada di http://www.bbbonline.org/reliability/requirement.asp

Mengapa mengacu ke US Chamber of Commerce dan BBB Online? Krn kantor fisiknya FFSI berada di Tampa, Florida, US sehingga tentunya FFSI harus tunduk kepada peraturan2 yangada di US sana terutama hukum di negara bagian Florida. Dankita tahu bahwa Amerika mempunyai peraturan2 yg jauh sangat ketat terhadap namanya semua bisnis apalagi bisnis online dimana internet juga dimulai dari negara ini. Saat post ini dibuat, BBB Online sudah mewadahi lebih dari 21.000 situs online berbasis di US yang memasarkan barang dan jasa ke konsumennya via internet dan bukan hanyaperusahaan network marketing online saja. Anda bisa lihat di http://www.bbbonline.org/business Amway yg merupakan M.L.M tertua di dunia saja perlu memasang logo BBB Online ini krn Amway di US sudah berubah namanya menjadi Quixtar Inc yg skrg sudah merupakan bisnis online juga di US yang bisa diakses di http://www.quixtar.com dan bisa dilihat ada logo BBB Online ini juga.

FFSI sudah punya member apakah itu Representative ataupun Customer di lebih dari 120 negara. Dan HANYA DI INDONESIA SAJALAH ada sekelompok orang yang tidak mengerti apa itu pyramid scheme lantas mengatakan bahwa FFSI adalah pyramid scheme. Di US saja yang mana kita tahu semua hukum sudahberjalan dengan baik dan benar, tidak mengatakan FFSI ituskema piramid. Aneh tapi nyata...

Komunitas Internet VS Anne Ahira

Kata mereka:
"Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasaPRIHATIN terhadap model bisnis yang diterapkan oleh ANNEAHIRA. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan denganmelakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukandi Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajarasalkan dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran."

Kata kami:
"Wah, komunitas internet tuh tidak ada batasnya lho. Pernyataan ini sangat menggelikan karena dengan sebagian orang yg merasa mewakili komunitas internet bukan berarti semua komunitas internet keberatan dengan model bisnis FFSI seperti yang Anne Ahira jalankan ini.
Buktinya.. masih banyak kok leads yg masuk ke web kita dan makin bertambah jumlah member Elite Team Indonesia dari hari ke hari. Dan Anne Ahira selama ini juga mengajarkan kita untuk promosi dengan cara2 yang wajar. Kalo tidak wajar seperti spamming saja sudah pasti dicabut keanggotaannya dari Elite Team Indonesia spt yang sudah terjadi selama ini. Anne Ahira sangat 'keras' dalam hal memberantas spam ini"

Saturday, May 14, 2005

Bisnis Lain Anne Ahira

Anne Ahira memulai karirnya sebagai affiliate marketer. Pengalamannya di affiliate marketing itulah yang mendorong dia untuk membuat training khusus untuk member Elite Team Member.

Di bisnis FFSI sendiri ada juga bagian affiliate marketing nya. Member mendapat fee untuk produk yang dijual, jadi tidak hanya mendapat fee dari hasil merekruit member baru.

Dari beberapa bisnis Anne Ahira yang lain, kenapa dia lebih memilih FFSI untuk dipasarkan di Indonesia?

Friday, May 13, 2005

Peluang Bisnis Online

"FFSI dan Elite Team Indonesia membuka peluang bisnis online dengan sistem network marketing yang dijalankan secara online menggunakan cara-cara internet marketing yang telah terbukti keberhasilannya"

Ada yang salah ga ya dengan statement peluang bisnis online di atas itu? Soalnya banyak yang bilang Anne Ahira bukan internet marketer tapi jalanin bisnis mlm. Lagi-lagi ada kerancuan soal apa itu internet marketing dan network marketing (MLM).

Harusnya sih kalimat diatas udah bener ya, nunjukan kalau ada peluang bisnis online dengan sistem bisnis yang menggunakan jaringan, dan dijalankan secara online dengan cara internet marketing.

Kalau hanya dibilang: peluang bisnis internet bersama Elite Team?
Apa jadi salah?

Tuesday, May 10, 2005

Kontroversi Anne Ahira

Kalau Anne Ahira benar-benar melakukan hal yang baik, kenapa banyak yang anti Anne Ahira? Apa benar karena orang-orang itu kurang informasi? Mungkin itu alasannya ya... Buktinya walau banyak yang anti Anne Ahira, Elite Team terus berkembang tuh, tiap hari adaaaaaa aja member baru.

Mungkin jawaban pasti untuk hal ini adalah: silahkan pelajari FFSI, bukan Anne Ahira. Pelajari betul keabsahan FFSI tersebut.

Info lain:
komunitas internet vs anne Ahira
Anne Ahira vs FFSI
Siapa itu Anne Ahira
Anne Ahira dan Elite Team Indonesia
Anne Ahira the Asian Brain
Anne Ahira Secret To success
Sejarah Elite Team by Anne Ahira
Fenomena Anne Ahira by Abah Taswan
Anne Ahira dan Bisnis FFSI

Anne Ahira VS FFSI

Anne Ahira itu siapa nya FFSI? Apa hubungannya Anne Ahira, Elite Team dan FFSI? Yang pasti, FFSI itu bukan punya-nya Anne Ahira, dan Anne Ahira bukan pencipta sistem bisnisnya FFSI.

Kalau orang tidak suka sama sistem bisnis nya FFSI, ya bukan Anne Ahira yang salah. Kalau mau lihat keabsahan sistem bisnis FFSI silahkan lihat http://ffsi-indonesia.blogspot.com/2005/05/financial-freedom-society.html .

Anne Ahira 'hanyalah' seorang representative FFSI, yaitu orang yang menjadi member FFSI dan menjalankan sistem bisnis FFSI. Anne Ahira lalu membuat group Elite Team khusus untuk downline-downlinenya dan memberikan training pada mereka.

Keabsahan Perusahaan Network Marketing

Apa saja yang perlu diperhatikan untuk memastikan perusahaan network marketing yang kita pilih itu bagus?

Jualan Produk VS Jualan Membership

Bagaimana membedakan bisnis yang jualan produk dan bisnis yang jualan membership? Apakaha bisa hanya dengan mengandalkan bahwa FFSI telah masuk BBB dan US Chamber maka berarti mereka memiliki 'produk' yang dijual walau berbentuk virtual?

Network Marketing VS Internet Marketing

Apa ayo bedanya network marketing dan internet marketing? Ya jelas beda donk... network marketing itu system bisnis yang membesarkan 'jaringan', sementara internet marketing adalah cara promosi / marketing melalui internet.

Tidak di pungkiri, masih banyak orang yang skeptic sama network marketing, tapi apakah berarti yang salah internet marketing nya? Ya tidak, kan beda banget network marketing dan internet marketing.

Kalau orang tidak suka sama network marketing, ya jangan salahin internet marketing / caranya promosi, karena yang mereka belum bisa terima adalah sistem network marketingnya.

Kalau orang sebel terima spam, jangan anggap si pelaku spam itu menjalankan internet marketing yang BAIK. Kalau ada anggota Elite Team yang melakukan spam, laporin aja!! udah beberapa orang di keluarin dari Elite Team karena melakukan spam. Elite Team strik banget deh pokoknya soal ini.

Network Marketing

Kenapa masih banyak orang memandang sebelah mata pada network marketing business? Katanya karena si upline mencari keuntungan dari downline? Kenapa ga liat keuntungan untuk si downline?

Misalnya kita bekerja sebagai karyawan untuk suatu perusahaan, apa ini tidak berarti kita memberi keuntungan untuk si pemilik perusahaan? lalu apa bedanya dengan upline dapat untung dari downline?

Yang pasti bedanya, kalau di perusahaan, kita tidak punya kesempatan yang sama dengan teman-teman atau boss kita untuk menjadi pimpinan perusahaan atau pemilik perusahaan, tapi di network marketing,siapa pun, kapan pun joinnya, asal mau berusaha, bisa berhasil dan berada di posisi puncak.

Jadi kenapa network marketing masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang?

Financial Freedom Society

Financial Freeddom Society adalah perusahan finance yang berpusat di Florida , USA.

Sudah berdiri 8 tahun dan sudah masuk di BBB Online dan US Chamber (semacam kadin nya Indonesia) dari sini saja sudah bisa dipastikan , ini bisnis beneran, bukan money game / arisan berantai, karena kalau bukan bisnis beneran (baik) tidak mungkin deh bisa tembus ke BBB dan US Chamber.

Produk yang berbentuk jasa layanan keuangan.

Elite Team Indonesia

Elite Team Indonesia adalah sekelompok representative FFSI yang dibimbing oleh Anne Ahira dalam menjalankan bisnis FFSI. Apa untungnya join FFSI melalui Elite Team? Kan bisa aja join FFSI langsung tanpa melalui Elite Team.